Astaga Kabut! Bagaikan berada di dalam dongeng!
  • Astaga Kabut! Bagaikan berada di dalam dongeng!
  • Bagaikan dua dunia yang berbeda!
  • Cantik!
  • Hangat? Beranak?
  • Hangat? Beranak?
  • Memang menghangatkan
  • Restoran besar! Seperti mengambang di atas air!
  • Bagaikan emas!
Saya Ingin Pergi Ke Sini!: 
Average: 5 (1 vote)

Danau Timbangan Emas, luas daerahnya 0,8 hektar, kelilingnya 400 m, dan kedalaman air sekitar 2 meter. Tahun 1884 (tahun 17 Meiji), seorang sarjana Konfusius Mori Sorakuwa konon melihat cahaya kemasan dari sisik ikan yang memantul dari cahaya matahari terbenam dan menamakan danau itu "Danau Timbangan Emas”. (Danau Kinrinko)

Waktu Perjalanan
Danau Kirinko

Selama bertahun-tahun, saya terus hidup di kota yang ramai, melangkahkan kaki keluar rumah menapaki jalan beraspal, dan memasuki gedung-gedung kokoh. Hal ini membuat saya mejauh dari alam. Namun, dengan datang ke Yufuin dan melihat pemandangan alam sekitar di danau timbangan emas, telah membangunkan kembali perasaan intim dengan alam. Wangi bunga yang meresap hingga ke tanah, segarnya udara yang membawa wangi rerumputan, danau ini menyembuhkan hatiku. Ketika sore hari tiba, dengan berdiri ditepi danau timbangan emas menikmati pemandangan, dapat membuatku melupakan setiap hal yang tidak menyenangkan, sekaligus berbagai kekhawatiran. Gedung Pusat Pariwisata Yufuin dibatasi ketinggian bangunannya. Ini agar gedung tersebut tidak mengganggu mengganggu pemandangan sekitarnya. Perencanaan tata kota yang menggabungkan unsur alam dan benda mati buatan manusia dengan terampil, menunjukan betapa orang-orang menghargai dan menghormati alam sekitar Nah ~, untuk menikmati alam, ayo Anda juga datanglah kesini dan menyelam didanau.

Astaga Kabut! Bagaikan berada di dalam dongeng!
Untuk melihat kabut pagi di damau timbangan emas, anda harus bangun pagi dan pergi ke danau. Namun, anda tidak dapat melihat sisi lain danau dengan jelas, karena kabut tebal yang menyelimuti danau.
Bagaikan dua dunia yang berbeda!
Sekitar pukul 9 pagi, kabut mulai menghilang, pohon rimbun pun mulai terlihat. Pemandangan terbaik ialah danau yang seperti cermin.
Cantik!
Ketika matahari perlahan meninggi, cahayanya menembus air danau yang murni. Ketika kabut mulai menipis, akan terlihat pemandangan diseberang danau terpantul terbalik di permukaan danau.
Hangat? Beranak?
Hangat? Beranak?
Ikan di danau berenang bebas dalam air yang jernih.
Memang menghangatkan
Danau timbangan emas bercabang mengaliri lima sungai, ada juga sebuah sungai yang dialiri air panas air, 30 derajat panasnya. Adegan fantastis dari kabut di pagi yang dingin, menyerupai kabut musim dingin yang tebal dan tinggi, hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan suhu.
Restoran besar! Seperti mengambang di atas air!
Ketika saya berjalan menyusuri sekitar danau, saya melihat bangunan disisi bagian utara. Terletak dibagian utara, bangunan yang menghadap kearah selatan danau ini adalah sebuah restoran bernama "rampusha”.
Memasuki restoran, sambil makan masakan ala Barat, pemandangan terlihat sangat indah dibalik jendela.
Bagaikan emas!
Matahari sore menerangi permukaan danau dengan cahayanya yang lembut. Air danau beriak dibelai angin, bersinar dalam cahaya keemasan. Tercermin dari nama, danau ini adalah timbangan emas. Tempat tersimpannya harta karun keindahan alam.

"epatuwo"esai perjalanan

  1. Astaga Kabut! Bagaikan berada di dalam dongeng!
Tanggal diperbaharui: 2016-05-10 10:53
Saya Ingin Pergi Ke Sini!:
Average: 5 (1 vote)
  1. Pintu masuk Umi Jigoku *neraka laut*
Tanggal diperbaharui: 2015-12-24 15:50
Saya Ingin Pergi Ke Sini!:
Average: 5 (1 vote)